MONOTORING / SIDAK PANGAN MENJELANG HBKN (HARI-HARI BESAR KEAGAMAAN NASIONAL)

Write on Selasa, 11 Jun 2019 by: Melly

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarbaru beserta sejumlah Dinas/Instansi terkait pada Hari Selasa, tanggal 21 Mei 2019 melakukan sidak ke sejumlah pasar modern dan pasar tradisional yang ada di Banjarbaru. Sidak dipimpin langsung oleh Wakil Walikota Banjarbaru H.Darmawan Jaya Setiawan, didampingi oleh Sekda Kota Banjarbaru Said Abdullah, Kepala Dinas DKP3 Hj.Siti.Hamdah, SP, MT, Kepala Dinas Perdagangan Banjarbaru Abdul Basid dan sejumlah perwakilan BPOM Banjarmasin.

Lokasi pertama yang di pasar Modern yaitu Mini Market PINUS, disana ditemukan satu produk yang izin edarnya habis. Selanjutnya pasar Tradisional yaitu Pasar Bauntung Banjarbaru, disana tidak ditemukan barang dagangan yang mencurigakan.  Wakil Walikota Banjarbaru H.Darmawan Jaya Setiawan bersama rombongan memastikan harga dan barang yang dijual stabil di pasaran dan masih dalam batas kewajaran serta memastikan barang yang dijual masih dalam keadaan segar dan layak untuk dikonsumsi. 

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarbaru sekaligus pengambilan sampel untuk sayur dan buah segar yang dijual di pasar Bauntung Banjarbaru dan kepasar Moden di Giant Ekspres dengan pengambila sampel Pangan Asal Tumbuhan   (PSAT) terutama sayur dan buah segar dengan pengujian Rapid Tes Kit (Uji Cepat).

  • Untuk Sayur sampel yang diambil berupa : 
  1. Cabe Rawit Tiung
  2. Cabe Besar
  3. Tomat
  4. Kacang Panjang
  5. Kol/Kubis
  6. Terong
  7. Pare

dari ke 7 sampel ini hanya kubis/kol dan Pare yang di uji Pestisida Negatif (-), sedangkan 4 diantaranya Cabe rawit tiung, Cabe Besar, Tomat , Terong dan Kacang Panjanguntuk Uji Pestisida Positif (+).

  • Untuk Buah sampel yang diambil berupa :
  1. Anggur
  2. Apel

dari kedua buah ini juga setelah di Uji dengan Tes Kit Uji Pestisida hasilnya Positif (+) 

Akan tetapi pengujian pestisida dengan rapid tes kit tidak bisa memperlihatkan Batas Maksimum Residu (BMR) pestisida yang terkandung dalam bahan sampel, sehingga tidak bisa memastikan apakah bahan sampel yang mengandung residu pestisida tersebut aman atau tidaknya untuk di konsumsi oleh masyarakat.  Untuk mengetahui tindak lanjut lebih jauh aman atau tidaknya bahan sampel tersebut untuk dikonsumsi masyarakat harus dilakukan uji Laboraturium.

Share: Share on Google+ Print: Category: Berita Daerah

Kegiatan Lomba Hari Ulang Tahun Ke - 74 Republik Indonesia

Banjarbaru, 21 Agustus 2019 bertempat di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan,

Program Hatinya PKK

Banjarbaru, 19 Agustus 2019 Ketua TP. PKK Provinsi Kalimantan Selatan