Tugas Pokok dan Fungsi Penyuluh Pertanian

Tugas pokok penyuluh pertanian adalah menyuluh, selanjutnya dalam menyuluh dapat dibagi menjadi menyiapkan, melaksanakan, mengembangkan, mengevaluasi dan melaporkan kegiatan penyuluhan.

Dalam Permen PAN No. 2/2008 menyebutkan bidang dan unsur kegiatan penyuluh pertanian terdiri atas:

  • Mengikuti Pendidikan, meliputi:
  1.  Pendidikan sekolah dan memperoleh ijazah/gelar
  2. Pendidikan dan pelatihan kedinasan dan memperoleh Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP) atau sertifikat
  3. Pendidikan dan Pelatihan prajabatan
  • Kegiatan Persiapan Penyuluh Pertanian, meliputi:
  1.  Identifikasi potensi wilayah
  2. Memandu penyusunan rencana usaha petani (RUK, RKK, RKD, RPKD/PPP)
  3. Penyusunan programa penyuluhan pertanian (tim)
  4. Penyusunan rencana kerja tahunan penyuluh pertanian
  • Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian, meliputi:
  1. Penyusunan materi
  2. Perencanaan penerapan metode penyuluhan pertanian
  3. Menumbuh/mengembangkan kelembagaan petani
  • Evaluasi dan Pelaporan, meliputi:
  1. Evaluasi pelaksanaan penyuluhan pertanian
  2. Evaluasi dampak pelaksanaan penyuluhan pertanian
  • Pengembangan Penyuluhan Pertanian, meliputi:
  1. Penyusunan pedoman/petunjuk pelaksanaan/petunjuk teknis penyuluhan pertanian
  2. Kajian kebijakan pengembangan penyuluhan pertanian
  3. Pengembangan metode/sistem kerja penyuluhan pertanian
  • Pengembangan Profesi, meliputi:
  1. Pembuatan karya tulis ilmiah dibidang penyuluhan pertanian
  2. Penerjemahan/penyaduran buku-buku dan bahan-bahan lain di bidang penyuluhan pertanian
  3. Pemberian konsultasi dibidang pertanian yang bersifat konsep kepada institusi dan/atau perorangan
Share: Share on Google+ Print: